Mohon
ya teman-teman jika judulnya agak nyeleneh, akan tetapi apa yang saya tulis ini
bukan berarti saya sudah pantas dan bahkan tahu cara mencari pasangan yang baik
dan benar, akan tetapi tulisan ini merupakan sebuah pengalaman yang pernah saya
alami selama ini, hehehe maaf agak curhat dikit tidak apa-apa ya.
Anak
muda dijaman sekarang itu sudah berada difase pacaran sudah menjadi lumrah
bahkan tidak apa-apa, begitupun yang saya rasakan dikampung saya sendiri, bukan
hanya pacaran tungan pun sudah layaknya suami istri, bagaimana tidak orang
tunangan sudah tidak apa-apa bonceng bonceng sini akan tetapi semua ini harus
diluruskan bersama. (bukan berarti sipenulis adalah paling benar ya, kita
sama-sama bermuhasabah diri).
Maka
dari itu saya mencoba bagaimana cara untuk mencari pasangan yang baik dan juga
benar, dan jangan sesekali kalian mencari pasangan hanya untuk bikin bergairah,
itu banyak lho, kalu mencari hanya yang bikin nafsu, itu lebih banyak lagi.
Tapi yang namanya nikah itu bukan hanya gairah dan nafsu.
Jika
mencari pasangan karna hartanya mumpuni, saya Cuma mau ngasik tahu kalau harta
itu bakalan habis, jika memang tidak habis saya
pastikan kamu bakalan nyesel jika menikah hanya karena harta bro.
Karena
memang yang namanya dunia, termasuk harta, sifatnya makin banyak yang dimiliki
makin hilang nikmatnya, nukmat dunia itu ada batasanya, baik batas waktu maupun
batas jumlah,
Apalagi
yang terjadi pada sekarang yang lagi viral-viralnya menikah cumin karena ingin
melepas status kejombloan, bisa pasang profil picture couple, buat semacam
kayak kekinian, lebih parah lagi, masak nikahnya kamu hanya sebab mau eksis,
busyet dah.
Terus
nikah itu buat apa? Lakukanlah karena Allah, maka Allah akan menuntut mu, dan
barang siapa yang dituntut oleh Allah, yang dicari bukan gairah, nafsu apalagi
harta, tapi yang dicari adalah yang bikin tenang yang bisa menuntut kita
kesurga-Nya Amin.. dalam bahasa Al-Qur’annya adalah sakinah. Sakinah itu kan tenang,
tentram, damai,settle,pewe, apapun lah istilahnya anak muda sekarng ini.
Cobak
deh kita Flasback ke awal bagaimana Rasulallah pas dapat wahyu pertama dari
Allah, beliau melihat jibril dalam bentuk aslinya, beliau menggil berkeringat
dan khawatir, gemetar dan deg-degan. Dalam kondisi demikian yang sanagat
menengangkan seperti itu, dikisahkan saat beliau pulang menatap istrinya
sayidah khodijah al-Kubro hilanglah setengah dari rasa khawatir, nah ini
namanya sakinah.
Beda
dengan pasangan mas kini yang saya temui dalam lingkungan kita sehari-hari
cumin tidak seleuruhnya, lagi ruwet dan mumet mencari nafkah seharian, eh eh
pas pulang-pulangnya lalu menemui istrinya, malah nambah stress dan depresi
heheh..
Nah,
namanya sakinah ini, tidak aka ada kalau orangnya tidak taat, dan kamunya juga
tidak taat. Kenapa? Sebab sakinah itu bukan dating dari kita lho, tapi itu dari
Allah. Coba kita buka Al-Qur’an QS 48:4 “Dia-lah (Allah) yang telah menurunkan
sakinah kedalam hati orang-orang mukmin” maka dari itu sakinah itu dari Allah
SWT.
Kesimpulannya
jika kalian mencari pasangan yang Shalih dan Shalihah, jadikan dulu diri mu
shalih dan shalihah, jangan banyak gaya, apalagi banyak modus dan banyak
maksiat, apalagi si penulis ini, ayok hati-hati stop modusin orang jika gak mau
dimodusin juga, wkwkw.
So
teman-teman jelas dalam Firman Allah, “jodoh mu adalah gambaran diri mu” jika
kamu pendosa maka jodoh mu juga pendosa, jika pezina maka jodohmu juga demakian
akan tetapi itu adalah buat orang-orang yang tidak mau bertaubat dan muhasabah
diri, Wassalam
Oleh
: Ahmad Al Imron