![]() |
| Pengusaha Muda Probolinggo yang terhimpun dalam Wadah HIPMI |
Atau perhatikan disekitar kita contohnya Warran Buffet, Bill Gates, Jack
Ma, Mark Zukeberg, Robbet T Kiyosaki,
Sandi Aga Uno, Erick Tohir, Merry Riana, Susi Binsar Panjaitan, Nadima Kariem, Ahmad
Zaky, Atta Halilintar dan lain sebagainya, heheh mohon maaf ya temen-temen
mereka semua tokoh yang saya sukai.
Merek semua pernah gagal, mereka pernah jatuh, tapi mereka tidak pernah
mengeluh, bahkan gagal 7 kali dan bangkit 10 kali.
Statemen ini saya dapat dari salah setu temen saya, ya meski temen saya itu
agak lumayan dipertanyakan sih, eeh tapi gpp seperti pesanya Uwais Al Qurni
“Ambila Manfaat meski itu keluar dari sebuah lubang kotoran ayam”.
Dan soal resiko inilah pesan dari seorang Chairul Tanjung
1. Jangan pernah takut untuk mengambil suatu resiko
2. Jika berhasil maka kamu akan bahagia
3. Jika gagal maka anda akan lebih bahagia
Menurut saya sih sukse dan gagal merupakan satu paket .
ya bener itu satu paket. Daripada kita menyebutkan itu sebuah kegagalan lebih
baik menyebuatnya sebuah tantangan dan pembelajaran. Sebutan ini adalah
nyatanya yang lebih memberdayakan.
Nabi-nabi saja pernah gagal kog. Cobak deh flasback
sejarahnya lagi, tidak sedikit nabi yang terusir dari sebuah kota kelahiranya.
Dirinya dan dakwahnya tidak diterima. Nabi aja gagalnya seperti itu, apalgi
kita toh bro, masih pantaskah kita mengeluh?
Putus asa, bolehkah? Nabi ibrahim pernah menyebutkan
bahwasanya putus asa adalah sebuah kesesatan. Intinya kata kata nabi ibrahim
ini tertulis disbuah al kitanb, ya intinya gagal boleh, putus asa jangan lah.
Sejatinya bagi mereka yang bermental sebagai pemenang,
kegagalan adalah sebagai “Ruang Belajar’. Siapa sih yang mau gagal? Gak ada
kan, akan tetapi jika sudah terjadi dan tidak dapat dihindari ya sudahlah, lebih baik kita terima saja.
Lalu perbaiki dan terus belajar.
Oleh : Ahmad Al Imron

Tidak ada komentar:
Posting Komentar