![]() |
| Image seorang guru ngaji menyisihkan gaji untuk ibu-ibu yang kurang mampu |
Oh iya sebelumnya saya ucapkan terimaksih kepada anda, iya anda. lho
kenapa! Kenapa harus tolah toleh. Husst slow aja gak usah sentuh tombol
beranda, iya itu tombol beranda udah diemin aja ok.hihihihihih. gak usah
kemana-mana dulu baca sampai selesai lalu komen dan ikuti bloger ini, yang
mengikuti tak doakan semoga rezeki anda dimudahkan Oleh-Nya. Amin
Iya benar apa yang kalian prasangkakan kepada saya, kenapa tulisan ini kog
kayak mainstream ya? Kog judulnya gini sih, jangan ini penulis penista tuhan
ini, eeh jangan-jangan ini masih satu susuan sama Ahok? Ntar didemo sama pasukan 212 ? ehhh kenpa kalian kog mikirnya sampai jauh
gitu ya?
Tulisan ini emanga saya tulis ulang dari salah satu tokoh inspirtaif saya,
beliau adalah “IPPHO SANTOSA” beliau
adalah penulis handal atau lebih dikenal dengan pakar otak kanan dan juga
penulis buku Mega-Bestseller.
Jadi gini teman-teman ada salah seorang senior sekaligus sahabat pak Ippho
bersedekah 10 juta setiap harinya. Dan ada juga sahabatnya yang tiap harinya
bersedekah 2 miliar setiap bulanya. Setiap artis rutin bersedekah 75% dari
pendapatan bersihnya. Dengerin yang
kayak beginia, pasti orang yang bermental miskin langsung berseru dalam hatinya
kali yak, “bagaimna caranya ya, supaya bisa dapat sedekah kayak begitu dan
sebesar seperti itu?” sebaliknya orang yang bermental kaya, Insya Allah si
Penulis dan kalian semua (Amin gitu rah, ini doa lho rek) pasti dalam hatinya
juga berseru “ Gimana caranya ya, saya bisa bersedekah sebesar itu?” lah sekrang
pertanyaannya Kalian termasuk yang mana nih ? menurut saya, lebih baik
bersedekah daripada disedekahi.
Setiap kali pak Ippho dalam seminarnya dan keseharianya mengajak untuk
bersedekah jor-joran, orang kiri selalu punya segerobak alasan untuk menyelamatkan
dompetnya. Barangkali orang kiri ini menganggap Tuhan Itu Maha Kikir, Maha
Miskin dan Maha pikun, sehingga menurutnya Ngaco Tuh! Karena jelas-jelas Tuhan
itu Maha kaya, Maha Pemurah dan Maha Membalas.
Terus gimana dengan orang-orang kanan? Ternyata mereka punya segudang
alasan untuk memperbesar sedekah, menyegerakan untuk bersedekah. Yah minimal 10
persen dari pendapatan mereka. Dan itupun mereka terus tingkatkan. Yah,
walaupun sebenarnya mereka tidak terlalu mampu untuk itu. Kurang rasional memang,
akan tetapi itu nyata buktinya, cobak aja jika kalian termasuk golongan otak
kanan.
Oleh : Ahmad Al Imron


