Selasa, 21 Mei 2019

Kita Orang Indonesia Munafik?


Halo sahabat,

Pasti temen-temen bingung dengan tulisan yang menyudutkan kita semua, ya saya katakan Kita ini sebagai manusia indonesia rata-rata Munafik Semua, entah itu dielemen penguasa tingkat atas, bawah dan segala birokrasi birokrasi pemerintah maupun swasta semuanya munafik, bahkan tingkat organisasi kampus aja yang masih memegang kekuasan secuil aja sudah bermuka dua, Dasar Manusia Munafik?

Maka dari itu saya pernah membaca buku dari salah satu ilmuan pribumi, sebut saja Mochtar Lubis dalam bukunya (BUMI MANUSIA). Kita sebagai manusia indonesia yang sangat menonjol adalah sifat Hiprokritis alias bahasa Trennya adalah munafik! Iya saya membenarkan jika saya Munafik, lebih lebih anda, udah munafik tapi tidak mengakuinya. Berpura-pura, pencitraan dimana-mana, lain dimuka lain dibelakang.

Oke sobat, kita semua tahu bahwa kita sangat mengutuk keras yang namanya korupsi, tetapi kita terus saja melakukan korupsi dan hari kehari semakin bertambah bahkan tidak terbendung lagi. Ya kalian semua pasti belum bisa Move One dari salah satu petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yaitu Gus Romy atau Romahurmuzy, ya dia adalah salah satu tokoh sentral indonesia dia sangat dekat dengan Presiden RI akan tetapi anehnya dia bisa-bisanya jual beli jabatan di Kementrian Agama, bayangkan gimana tidak bermuka duanya dia, yang mana dia jika berdebat di media maenstrem dia selalu membawa nama santri dalam memperkuat argumennya, akan tetapi faktnya dia tertangkap juga.

Akan tetapi kalian jangan tanya masalah kemunafikan didaerah saya, iya kabupaten Probolinggo, pasti jika ada orang probolinggo yang membaca tulisan ini mengetahui apa yang telah terjadi ditanah kelahiran kita semua ini, yang mana orang orang elitnya lebih banyak bermuka dua mulai dari Wakil Rakyat, Bupati, Kades bahkan perangkat desa sendiri. akan tetapi saya tidak terlalu panjang, so saya sadar mungkin tulisan ini hanya sekedar tulisan debu saja yang tidak punya kekuatan apa-apa? Dan kita semua tahu bukan, bahwa hukum dinegeri ini berlaku sama terhadap semua orang. Prakteknya, tidak demikian, tidak sama sekali, dapat saya simpulkan hukum kita “Yang Kuat Akan Benar,Sedangkan Yang Benar Akan Kalah Tanpa Kekuatan” ya kita gak usah kemana-kemana contoh kecilnya didesa-desa siapa yang kuat dan lebih dekat dengan penguasa (yang katanya tokoh sentral lho #HAD) maka dia akan menang dan  yang benar akan terlengser. (hahahahah Lucunya negeri ku ini). Dasar Penguasa Munafik.

Saking dari lucunya elemen terkecil aja seperti halnya Lembaga-lembaga tingkat pendidikan tinggi seperti kampus, organisasi kampus. masih aja oknom-oknom menjual lembagnya demi kemunafikan dari seorang penguasanya. Pencitraan dimana-dimana , ngomong sekapur sirih yang penuh meyakinkan tanpa pembuktian, seakan-akan dia mendewakan dirinya kepada orang lain, padahal kerjanya gak ada.

Eeehhhh,,, Pasti penasaran kan gimana kelanjutan dari tulisan ini, oke tetep ikuti dan pantau terus blog ini.

Kita berjumpa di Manusia Munafik Part 2.

Oleh :Ahmad Al Imron



2 komentar:

Ngeri! Perang Rusia-ukraina Negative Vibes buat emak-emak

Ngeri! berwaspada lah! Ini dia dampak dari perang Rusia-ukraina Operasi militer Rusia ke Ukraina akhirnya telah menjadi kenyataa...