![]() |
| Kebersamaan DEMA FEBI |
Heys sobat,
Kali ini saya akan menuliskan sebuah cerita dari
keluarga kedua setelah rumah, so
sebenarnya ini adalah sebuah organisasi yang kami masuki dan kami bina bersama
selama satu tahun kepengurusan kedepanya, ya seperti yang kalian rasakan selama
ini dalam sebuah keluarga pasti ada manis dan juga pahitnya, sesekali pun itu
adalah keluarga orang kaya, keluarga raja bahakan keluarga seorang penguasa.
Sama halnya dengan sebuah oraganisasi, yaa sebut saja
adalah Dewan Ekskutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (DEMA FEBI),
tapi mohon maaf temen-temen saya tidak akan menceritakan lebih jauh terhadap
organisasinya melainkan proses bagaimana menjaga dan memajukan sebuah
organisasi tersebut bersama-sama, so jika berbicara masalah organisasinya apalah daya,
saya bukan siapa-siapa didalamnya, yang pantas adalah temen-teman disekitar
saya, karena merekalah yang sangat hebat.
Heheh kog jadi curhat gini ya, mohon maaf penulisnya
mudah baper nih.....!
Jadi gini temen-temen tak kiaskan dengan sebuah jalan
dikampung, perkotaan dan sebagainya. jika seandainya jalan tersebut hanya
berupa jalan yang lurus tanpa belokan, jalan yang mulus tanpa lubang, mesti
yang dirasakan pengumidi adalah kurang tertantang dan selalu merasa nyaman
dalam zonanya, al hasil apa yang terjadi?. bengkel sepi, jalanan penuh dengan
kebut-kebutan, nenek-nenek gak bisa nyebrang dsb (iya itu persepsinya,heheh
agak bodoh yak?).
Lah sama temen-teman dalam sebuah organisasi juga
demikian, jika organisasi itu berjalan lurus tanpa ada tantangan, tanpa ada
hadangan, pasti organisasi itu akan stagnan, kenapa? Karena saya sangat
meyakini orang-orang didalamnya pasti merasakan kenyamanan tanpa ada beban dan
kewajiban untuk memajukanya.
Lah maka dari situlah kami bersama-sama membangun
karakter SDM didalam sebuah oragnisasi tersebut, SDM yang menjadi Prioritas
kami, bukan organisasinya, so tujuan organisasi yang sebenarnya merubah orang
yang gak baik menjadi baik setalah masuk oragnisasi, merubah orang pesimis menjadi
optimis itulah organisasi. Itulah sebenarnya yang tidak dipahami oleh sebagian
dari diri kita (Termasuk Penulis) maka tidak jarang disebuah organisasi yang
dilantik dan disumpah dengan kitab suci Al-Qur’an berpuluh-puluh orang dan yang
bekerja hanya 5 bahkan 3 orang.
Maka dari situlah kekompakan serta kepemilikan dan
loyalitas terhadap organisasi akan tumbuh. Al Hasil meski banyak hambatan,
banyak masalah pasti orang-oraang yang ada didalamnya sudah kuat dan kokoh demi
sebuah tujuan organisasi tersebut.
menurut saya dalam sebuah organisasi layakanya kita akan
diajarkan keindonesian yang sebenarnya, kenapa ? karna dalam sebuah organisasi
kita akan diahadapkan dengan sebuah perbedaan satu sama lainya, ada yang
berwatak A,B,C dsb. Pasti itu sudah lumrah dalam organisasi, akan tetapi kita
gak usah takut, justru dari perbedaan dari watak sifat dan lain halnya akan
menyatukan kita dalam sebuah tujuan.
Heheheh Gitu aja ya temen-temen Insyaallah Kita Kan
Nyambug Ke Part 2.
Oleh : Ahmad Al Imron

Mantap Broh
BalasHapusSiap, thanks You Bro, mohin kritik serta saranya geh
BalasHapusMantap
BalasHapus