Minggu, 17 Maret 2019

Berlomba Dengan Orang Baik Atau Orang Pendosa Untuk Beristigfar


Apa yang dikatakan oleh Ust. Adi Hidayat ini sangat JLEBB banget. Pingin mewek pilihan hanya dua itu. Yaitu lomba dengan orang-orang baik atau berlomba dengan orang-orang pendosa. Duh..gusti.

Ingin rasanya semua waktu dihabiskan hanya untuk beribadah, ingin rasanya setiap detik ku adalah dzikir, ingin rasanya rasanya setiap desahan nafas adalah dalam rangka mengingat-Nya, ingin rasanya setiap langkah adalah catatan amalan baik dan ingin rasanya setiap lirikan mata adalah doa untuk-Nya.

Setiap gerakan tangan adalah dzikir untuk ahirat dan setiap detakan jantung adalah detakan menyebut asma-Nya.

Namun sering kali dengan penyakit yang bernama “SOK IYA”.
So, sok ya? Setiap kali kita berbicara “nulislah untuk hal kebaikan”, tapi akan tetapi hati merasa jumawa karena keujuban

Sok iya? Tombol-tombol laptop yang kita tekan berasa untuk pesan mendatang, padahal tidak lain dan tidak bukan hanya untuk narsis-narsisan, ini lho gue penulis, padahal hanya seorang penulis karbitan.

Sok iya? Ide-ide yang kita punyai adalah sebuah ide yang berasal dari diri kita sendiri, padahal secara tidak sadar ide itu datang dari-Nya akan tetapi kita tidak menyadari bahkan melupakannya (sombong ya).

Baliklah ke hati yang terdalam

Nulislah karena kita tahu kita sangat bodoh
Nulislah karena kita tahu kita lemah
Nulislah karena kita tahu kita butuh untuk bermuhasabah
Nulislah karena kita tahu hidup kita butuh terarah
Nulislah karena kita tahu berada agar hati tidak resah
Maka nulislah “dengan satu tujuan, agar Allah ridho dengan Kita”
Sekian
Oleh : Ahmad Al Imron


5 komentar:

Ngeri! Perang Rusia-ukraina Negative Vibes buat emak-emak

Ngeri! berwaspada lah! Ini dia dampak dari perang Rusia-ukraina Operasi militer Rusia ke Ukraina akhirnya telah menjadi kenyataa...