Kini kau tak mau lagi, topeng mu
sudah mulai terbuka.
Menampakkan wajah yang sebenarnya,
disaksikan sejuta mata mahasiswa.
Kau adalah seseorang penguasa
durjana, menindas segala cara demi kepuasannya.
Kau udah tidak swegan lagi
memberangus diskusi kami.
Memperbanyak pereksekusi mahasiswa/i
Membegal demokrasi yang kamu bangun
demi nawacita kampus Khoirul Ummah ini.
Tapi kau tidak pernah bisa bermimpi.
Harga diri kami sebagai mahasiswa
tidak bisa kau beli.
Suara kebenaran tidak selama kau
bungkam.
Ketakutan menumpuk sekam, terpecik
bara menjadi api.
Api perlawanan tak akan padam,
sampai kau tumbang.
Dihantam badai gelombang, diiringi
takbir berkumandang.
Dan teriakan “HIDUP MASISWA” terus
kami kucurkan.
Demi keadilan dan kemerataan
keadilan.
Ahmad Al Imron, Kraksaan 08 Okt
2018.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar