![]() |
| Foto Kelompok Kh.Ahmad Nahrawi (5) saat selasi penampilan Inagurasi |
Kraksaan 6 September. Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa
Baru (PK2MB) di Institut ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong.
Merupakan suatu acara rutinitas yang diselenggarakan oleh berbagai perguruan
tinggi se Indonesia Terlebih pada Kampus Kami INZAH Genngong dimana
pelaksanakan PK2MB cukup dibilang sangat sempurna dan meriah dalam segala hal.
Tepatnya pada tanggal 1-6 September 2018 Inzah menyelegarakan PK2MB dimana
tujuannya adalah memperkenalkan secara menyeluruh tentang kampus INZAH yang
dinobatkan sebagai kampus “Polopor Khairu Ummah”. Beserta Pesantren Zainul
hasan Genngong Yang merupakan Payung dari Inzah tersendiri.
Dalam pelaksanakan PK2MB kali ini ada beberapa hal yang menarik dan
jauh berbeda dari sebelumnya, dimana pada tahun ini jumlah mahasiswa yang masuk
pada perguruan tinggi terpopular di kota mangga kali sangat jauh dan membludak
dari pada tahun yang lalu, akan tetapi kita tidak berhenti disitu saja,
melainkan ada hal yang sangat nyentrik dan unik dalam pelaksanaan PK2MB ini,
sebut saja salah satu kelompok dari masing-masing kelompok, sebut saja kelompok
5.
Kelompok 5 merupakan salah satu bagian dari 14 kelompok yang ikut
dalam penyelenggaraan Pengenalan Kampus INZAH Genngong, dimana kelompok ini
dikenal sebagai Kelompok Kh. Ahmad Nahrawi salah satu muassis Pendiri Pesantren
Genggong, akan tetapi sesuai dengan Take Line yang dibangun dan dikembangkan
oleh kelompok 5 yaitu “Profesional, Religius dan Berprestasi”. Merupakan salah
satu nawa cita dari masing-masing kelompok yang tergabung yang mempunyai tujuan
yang sama dalam membangun peradaban bangsa.
So tidak berhenti di itu saja, masih banyak keluh kesah yang
dirasakan dari masing-masing kelompok 5 ini, mulai dari cinta lokasi, cinta
bertepuk sebalah nasi bungkus, cerai berai karna gak dapat air mineral , sampai
ironisnya kakak tingkat yang merupakan pendamping dari kelompok tersebut
dijodohkan pula, saking dari gokilnya kelopok 5 ini.
Disamping itu ada hal pahit yang dirasakan oleh kelompok 5, dimana
kami mengalami kekalahan dalam kontestasi pementasan Yel-Yel dan Inagurasi saat
acara penutupan PK2MB, sungguh ini merupakan hal yang membuat kami tertekan dan
bertanya-tanya“Kenapa, dan bagaimana bisa, padahala kami udah berusaha
semaksimal mungkin”. Akan tetapi tidak sampai 1 menit temen-temen
merasakan keberkahaan dibalik kegagalan tersebut, kami semua sadar dan menaruk
harapan kepada Tuhan bahwasanya apa yang kita inginkan tidak sesuai harapan itu
bukan sebuah cobaan melainkan sebuah kesempatan untuk menorehkan kembali
kesempurnaan yang ingin kita persembahkan untuk peradaban, tidak hanya itu,
Juara bukanlah harga mati dalam diri kita akan tetapi kesaudaraandan
kosolidaritasan merupakan sebuah pedium utama yang kita harus kembangkan.
Sebagai penutup, kami ingat salah satu pesan moral yang dilontarkan
oleh kakak pendamping kita Kak Khusnul
“Kita tidak hidup di dunia ini, melainkan dunia hidup didalam diri kita, so..
hai kel 5 Sudah sampai mana kalian? Sudahkah kita jadi bagian dari Dunia, Ingat
kamu masih anak muda,ayok berkreasi dan kami yakin Pemuda sangat minim akan
pengalaman Makanya mereka tidak tawarkan masa lalu, melainkan mereka tawarkan
Masa Depan” Ujarnya kak Khusnul dalam pendampingan terahir setelah selesai
penampilan Inagurasi.
Oleh :Ahmad Al Imron

Tidak ada komentar:
Posting Komentar