Sabtu, 08 September 2018

Kelompok 5 Kh. Ahmad Nahrawi : Bukan Sebuah Juara Yang Dikejar Melainkan Solidaritas Yang Menyatukan Tujuan.

Foto Kelompok Kh.Ahmad Nahrawi (5) saat selasi penampilan Inagurasi
Kraksaan 6 September. Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PK2MB) di Institut ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genggong. Merupakan suatu acara rutinitas yang diselenggarakan oleh berbagai perguruan tinggi se Indonesia Terlebih pada Kampus Kami INZAH Genngong dimana pelaksanakan PK2MB cukup dibilang sangat sempurna dan meriah dalam segala hal. Tepatnya pada tanggal 1-6 September 2018 Inzah menyelegarakan PK2MB dimana tujuannya adalah memperkenalkan secara menyeluruh tentang kampus INZAH yang dinobatkan sebagai kampus “Polopor Khairu Ummah”. Beserta Pesantren Zainul hasan Genngong Yang merupakan Payung dari Inzah tersendiri.

Dalam pelaksanakan PK2MB kali ini ada beberapa hal yang menarik dan jauh berbeda dari sebelumnya, dimana pada tahun ini jumlah mahasiswa yang masuk pada perguruan tinggi terpopular di kota mangga kali sangat jauh dan membludak dari pada tahun yang lalu, akan tetapi kita tidak berhenti disitu saja, melainkan ada hal yang sangat nyentrik dan unik dalam pelaksanaan PK2MB ini, sebut saja salah satu kelompok dari masing-masing kelompok, sebut saja kelompok 5.
Kelompok 5 merupakan salah satu bagian dari 14 kelompok yang ikut dalam penyelenggaraan Pengenalan Kampus INZAH Genngong, dimana kelompok ini dikenal sebagai Kelompok Kh. Ahmad Nahrawi salah satu muassis Pendiri Pesantren Genggong, akan tetapi sesuai dengan Take Line yang dibangun dan dikembangkan oleh kelompok 5 yaitu “Profesional, Religius dan Berprestasi”. Merupakan salah satu nawa cita dari masing-masing kelompok yang tergabung yang mempunyai tujuan yang sama dalam membangun peradaban bangsa.
So tidak berhenti di itu saja, masih banyak keluh kesah yang dirasakan dari masing-masing kelompok 5 ini, mulai dari cinta lokasi, cinta bertepuk sebalah nasi bungkus, cerai berai karna gak dapat air mineral , sampai ironisnya kakak tingkat yang merupakan pendamping dari kelompok tersebut dijodohkan pula, saking dari gokilnya kelopok 5 ini.
Disamping itu ada hal pahit yang dirasakan oleh kelompok 5, dimana kami mengalami kekalahan dalam kontestasi pementasan Yel-Yel dan Inagurasi saat acara penutupan PK2MB, sungguh ini merupakan hal yang membuat kami tertekan dan bertanya-tanya“Kenapa, dan bagaimana bisa, padahala kami udah berusaha semaksimal mungkin”. Akan tetapi tidak sampai 1 menit temen-temen merasakan keberkahaan dibalik kegagalan tersebut, kami semua sadar dan menaruk harapan kepada Tuhan bahwasanya apa yang kita inginkan tidak sesuai harapan itu bukan sebuah cobaan melainkan sebuah kesempatan untuk menorehkan kembali kesempurnaan yang ingin kita persembahkan untuk peradaban, tidak hanya itu, Juara bukanlah harga mati dalam diri kita akan tetapi kesaudaraandan kosolidaritasan merupakan sebuah pedium utama yang kita harus kembangkan.
Sebagai penutup, kami ingat salah satu pesan moral yang dilontarkan oleh kakak pendamping kita  Kak Khusnul “Kita tidak hidup di dunia ini, melainkan dunia hidup didalam diri kita, so.. hai kel 5 Sudah sampai mana kalian? Sudahkah kita jadi bagian dari Dunia, Ingat kamu masih anak muda,ayok berkreasi dan kami yakin Pemuda sangat minim akan pengalaman Makanya mereka tidak tawarkan masa lalu, melainkan mereka tawarkan Masa Depan” Ujarnya kak Khusnul dalam pendampingan terahir setelah selesai penampilan Inagurasi.
 Oleh :Ahmad Al Imron

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ngeri! Perang Rusia-ukraina Negative Vibes buat emak-emak

Ngeri! berwaspada lah! Ini dia dampak dari perang Rusia-ukraina Operasi militer Rusia ke Ukraina akhirnya telah menjadi kenyataa...