![]() |
| Forum Group Discosions Inzah-Stih Zaha |
Oleh : Ahmad Al Imron (Fahri Hamzah –Wakil DPR-RI)
Inilah kerja KPK sebagai lembaga Lsm hanya mencari sensasi. Kalian
membusukan kerja-kerja lembaga negara. kenapa KPK tidak menyelesaikan dengan
kelmbagaan?
Kenapa kalian tidak percaya polri dan lembaga-lembaga lain? Aneh
semuanya,,,menusuk dari dalam,,KPK dan Cebi itu bersekutu merayakan kegagalan
pemberantasan korupsi tapi merayakan sensasi. Dibawah kepemimpinan revolusi
mental yang sangat mini. Pemberantasan korupsi sangat bmudah an menyelesaikan
kasus novel baswedan sangat lah mudah, hanya karna karna konflik semuanya tidak
karuan dan jadi kacau, terus rakyat dapat apa? Hanya dapat sensasi.
Uang APBN habis tapi hasilnya dimana? Korupsi gak selesai dan kasus
novel gak selasa, terus rakyat harus memilih atas dasar apa?
Dinegara yang rakyatnya gak terlalu mau terlibat terhadap kerjanya pejabat. Makan gak makan
itu sudah dianggap sama.
Memberantas korupsi adalah kerjanya sangat senyap. Karena itu perlu
memerlukan kemampuan membaca watak sistem dan penyimpangannya, menemukan kasus
novel itu sangatlah mudah dan POLRI adalah jagonya, tapi kenapa keduanya gagal?
Ini adalah argument malam, sadarlah kalian wahai rakyat-rakyat,
toidak bicara terhadap robot-robot Cyber Army, akan tetapi kita berbicara
kepada seorang yang bernyawa dan punya nalar logika dan perasaan, Leadership
adalah kunci, kita mau cari pemimpin negara bukan pimpro pengadaan jalan dan
pelabuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar