GENGGONG – Memeliki perusahaan itu
bukan hanya sekedar mimpi belaka saja,
tidak melihat apa profesi yang kita jalankan, mulai dari ibu rumah
tangga, tukang ojek, bahkan mahasiswa pun bisa menjadi seseorang yang kaya
sebelum masa wisudanya.
Menjadi orang sukses yang memiliki banyak perusaahan itu gampang dan tidak sulit
seperti yang kita bayangkan, tinggal bagaimana kita menyadari diri kita sendiri, lalu berubah menjadi yang
lebih baik dari sebelumnya, akan tetapi yang terjadi pada saat ini masyarakat Indonesia
masih belum menyadari potensi pada dirinya, bahkan masyarakat kita
cendrung terhadap dirinya mengabdikan
diri kepda orang lain (karywan), padahal kita sudah disajikan berbagai bisnis
yang berkolaborasi dengan tekhnologi yang nantinya membuat hidup kita lebih
sejahtera dari seblumnyya, akan tetatpi kita tidak sadar akan hal itu, akibatnya
masyarakat kita masih banyak yang tertinggal, penggaruan dimana-mana,
kriminalisasi dsb. Demi menjawab semua tantangan itu, maka Kelompok Study Ekonomi Islam (KSEI) Forum Gerakan
mahasiswa Ekonomi Islam (FOGEIS)
Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan (INZAH) Genngong menggelar acara ROADSHOW SEMINAR PASAR MODAL SYARIAH. Dimana
acara tersebut diikuti oleh sekitaran 300 peserta mulai dari investor,
mahasisawa Inzah sendiri, bahkan dari kampus luar daerahpun cukup antusias
dalam mengikuti acara seminar tersebut seperti, Univ Yudharta - Pasuruan, IAIS -
Lumajang, STAIS - Pasuruan, IAIDA – Blokagung Banyuwangi , Univ Panca Marga
Seminar ini dimulai sekira pukul 08.00 WIB dengan pemateri pembantu dari( IDX
Jakarta ) Ibu. Rosyidah, S.E.I, (Trainer phintracho Securitas) Bpk. Fajar Imamuddin, dan (DSN-MUI) Dr.
Azharuddin. Menjadi orang yang sukses itu gampang
tidak harus menunngu usia tua dan lulus dengan nilai Ipk 4,00, itu adalah
sukses Zaman ol alias jaman kuno banget,
kata Ibu Rosyidah dalam menyampaikan
materi Pada acara tersebut, menurutnya; kita sebagai masayarakat Indonesia lebih mahasiswa harus cukup andil untuk ikut
arus dalam perkembangan bisnis modern seperti yang terjadi saat ini,
Indonesia adalah negara kaya bahakan menjadi
negara penyumbang saham terbesar Se Asia
Tenggara Sekitaran 707% saham Indonesia dengan Populasi 240 jt dan jumlah
investor pun hanya 400 rb itupun penyumbang terbesarnya adalah investor
investor asing. Maka dari itu kita sebagai Mahasiswa Khususnya, harus bergerak
dan merebut perusahaan-perusahaan yang dipegang asing tersebut, tentu kita
tidak ingin kita yang kaya akan tetapi yang menikmati adalah tetangga kita kita,
kata Dr. Azharuddin dalam menyampaikan
materinya, maka dari itu Yuks Kita nabung saham dan rebut kembali kekayaan yang
sedangas dinikmati oleh orang asing, dengan cara datang ke Bursa Efek
Indonesia/\sekuritas Terdekat lalu daftar dengan syarat-syarat tertentu yang
diberikan oleh sekuritas masing, jadi gampang bukan menjadi orang sukses
sebelum waktunya dengan memeliki perusaahn yang bukan hanya sekedar mimpi
didalam waktu tidur saja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar