Senin, 30 April 2018

ANAK MADIN MEMANGKAS PROBLEMATIKA BANGSA MENUJU INDONESIA BERKARYA


ANAK MADIN MEMANGKAS PROBLEMATIKA INDONESIA BERKARAKTER
Oleh : Faizetul Kutziyah & Ahmad Al Imron (Mahasiswa INZAH Genggong)
Indonesia adalah Negara yang pernah di jajah oleh enam Negara yaitu: Negara pertama kali yang menjajah Indonesia adalah Negara spanyol, belanda, perancis, inggris dan jepang, sebelum terjadinya kemerdekaan, Negara Indonesia di jajah oleh enam Negara tersebut.
Portugis menjajah Indonesia pada tahun 1512, yang di hadiri oleh seorang pelaut portugis yang bernama Fransisco Serrao, dan ke hadirannya di sambut oleh raja ternate di Maluku, dan Negara Portugis di izinkan untuk mendirikan benteng di ternate, akan tetapi bangsa portugis tidak bisa menghargai kepercayaan yang di berikan oleh masyarakan Ternate, bahkan bangsa Portugis melakukan praktek monopoli yang tidak baik, kapada pedagang rempah-rempah di Maluku, sehinggan menyebabkan terjadinya penyerangan di Maluku.
Pada awal tahun 1617, negara spanyol berhasil menjajah Indonesia, tepatnya di Minasaha, Sulawesi utara. Kehadiran Spanyol berlangsung lama diindonesi, namun pada tahun 1646 spanyol di usir dari Minasaha, dan Spanyol berhasil sepenuhnya dari Sulawesi Utara pada tahun 1962.
Negara yang paling lama menjajah Indonesia sekitar 350 tahun atau sekitara 3 setengah abad adalah Negara Belanda, Negara Belanda berhasil menguasai beberapa wilayah Nusantara di Indonesia, di antaranya wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi dan papua. VOC adalah sebuah lembaga dagang yang berpusat di kota Batavia dan di beri hak monopoli dagang oleh pemerintah Belanda, dan VOC resmi di bubarkan oleh pemerintah Belanda pada tanggal 31 Desember 1799.
Dengan dikirimnya Jenderal Daendels ke Indonesia untuk melindungi Belanda dari serangan inggris. Dan Jenderal Daendels berasal dari belanda, namun Jenderal Daendels bekerja untuk kerajaan Prancis di bawah kekuasaan Raja Napoleon. Bukti bahwa Indonesia pernah dijajah oleh Prancis ialah beredarnya mata uang dengan inisial huruf ( ‘LN’ ) yang merupakan singkatan dari penguasa prancis.
Pada tanggal 17 September 1811, pemerintah inggris mengangkat Thomas Stamford Raffles sebagai gubernur Indonesia, dan pada waktu itu Indonesia banyak mengalami perubahaan,mulai dari membagi pulau jawa menjadi 16 karasidenan, penghapusan sistem monopoli, perbudakan, penghapusan sistem monopoli, penulisan buku “ The History of Java “ dan beberapa perubahan lainya.
Negara yang terakhir menjajah Indonesia adalah jepang, dan jepang menjajah Indonesia pada tahun 1941, untuk menggunakan mesi-mesin perang, jepang memerlukan bahan mentah, karena jepang mmengetauhi bahwa Indonesia kaya akan bahan mentah, jepang mendatangi kepulauan Indonesia. Jepang barakhir menjajah Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, tepat saat proklamasi kemerdekaan Indnesia.
Dan di samping itu Negara Indonesia banyak ,menyimpan kekayaan alam yang tidak dimiliki oleh Negara lain diantaranya ialah:
  1. Tempat wisata Eksotis,
  2. Cadangan gas alam,
  3. Kesuburan tanah,
  4. Lautan terluas,
  5. Tambang emas,
  6. Negara maritime,
  7. Tambang batu bara,
  8. Hutan tropis,
  9. Pulau,
  10. kaya akan Bahasa dan lain-lain.
Selain mempunyai banyak menyimpan kekayaan alam, di Indonesia terdapat beberapa macam Agama, di mana Agama tersebut yang akan mengatur kepercayaan (keimanan) seseorag dan peribadatan terhadap Tuhan yang maha kuasa serta kaidahdah – kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan serta lingkungannya di antaranya adalah:
  1. Agama islam: nama kitab adalah (Al – qur’an), tempat beribadahnya adalah Masjid, dan hari besar keagamaannya : Idhul Fitri, Idul Adha, Tahun baru Hijriah dan Isra Mi’raj.
  2. Agama Kriten Protestan: nama kitab adalah(Alkitab), dan tempat beribadahnya adalah Gereja atau Kapel dan hari besar keagamaannya adalah: Natal, kenaikan Isa Almasih, Wafat Isa Almasih.
  3. Agama Kristen Katolik: nama kitab adalah (Alkitab), tempat beribadahnya adalah Katedral, Gereja dan hari besar keagamaannya adalah Natal
  4. Agama Hindu: nama kitab adalah (Veda / Weda), tempat beribadahnya adalah pura, dan hari besar keagamaannya adalah Nyepi.
  5. Agama Budha: nama kitab adalah (Tipitaka), tempat beribadahnya adalah Vihara dan hari besar keagamaannya adalah Waisak.
  6. Konghucu: nama kitab adalah (Shishu Wujing), tempat beribadahnya adalah Listang / Klenteng, dan hari basar keagamaannya adalah taun baru imlek.
Dan di Indonesia mayoritas ummatnya beragama islam, dan Agama Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT, kepada Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul utusan Allah, dan Allah menjadikan Agama Islam sebagai Agama yang Rahmatal lil ‘aalamiin (rahmat bagi seluruh alam). Sebagaimana Allah berfirman dalam Qur’an surat Al – Anbiya ayat 107:
وما ا رسلنا ك الا رحمة للعا لمىن" "
Kami tidak mengutus engkau wahai Muhammad, melainkan untuk mejadi rahmad bagi seluruh alam semesta “
Dan didalam islam itu banyak mengajarkan tentang perilaku – perilaku manusia, bagaimana seharunya ia harus bersikap terhadap orang lain, diantaranya adalah : mengajarkan tentang akhlak, sopan santun, kejujuran, keadilan, dan lain sebagainya,dan orang islam itu identik dengan akhlak dan sopan santunnya, akan tetapi kenyataan yang ada, tidak sesuai dengan apa yang seharusnya mereka lakukan, bahkan bertolak belakang dengan kenyataanya, ada pun permasalahan yang terjadi di Indonesia ialah:

Terjadinya korupsi, ketidak adilan pemerintah terhadap rakyat yang kaya dengan rakyat yang miskin, berkurangnya akhlak dan sopan santun penduduk Indonesia, menggunakan pakaian yang seharusnya mereka tidak pakai dan lain sebagainya.
Dan semua itu diakibatkan karena Faktor Eksternal, Faktor Eksternal adalah fakto-faktor penyebab perubahan yang berasal dari luar masyarakat, dan kurangnya pendidikan ke islamannya sehingga mereka menjadi seperti itu.
Untuk mencetak penerus bangsa yang berkualitas, tidak hanya berkualitas intelektual (IQ) dan spiritual (SQ) saja, akan tatapi berkualitas keislamannya,
Agar Negara kita menjadi negara yang lebih baik ke depannya, maka kita harus melakukan perubahan, yaitu dengan cara mengembangkan pendidikan MADIN.
Madin adalah sebuah lembaga pendidikan yang didalamnya banyak mengajarkan tentang keislaman dan banyak pelajaran yang diajarkan oleh seorang pendiduk (ustad), tidak hanya mengenalkan agama islam saja, akan tetapi melainkan pengetahuan yang lain, yang jugak dikenalkan seperti : Ilmu Tauhid yang berkaitan dengan Dzat Allah yang maha Tinggi, Ilmu Tauhid yang mempelajari Sifat – sifat Allah SWT, Ilmu Fiqih, Ilmu Tasawwuf.
  1. Ilmu Tauhid yang berkaitan dengan Dzat Allah yang maha tinggi.
Seorang santri mempelajari ilmu ini hingga memiliki keyakinan bahwa Dzat Allah SWT itu wujud dan bersifat qodim (tidak berpemulaan), kekal,maha suci dari segala kekurangan, serta mempunyai sifat – sifat yang sempurna.
  1. Ilmu Tauhid yang mempelajari sifat-sifat Allah SWT.
Seorang santri mempelajari ilmu ini hingga memiliki keyakinan bahwa Allah SWT mempunyai sifat Qudrat (maha berkuasa), Iradah (Maha berkehendak), Ilmu (Maha mengetauhi), Hayat (Maha hidup), Sama’ (Maha mendengar), Bashar(Maha melihat), Kalam (Maha Berfirman), dan lain-lainnya. Jika santri mampu menambahnya dengan dalil-dalil dari al – qur’an maupun al-Sunnah, maka yang demikian itu adalah lebih menyempurnakan ilmunya.


  1. Ilmu Fiqih.
Santri mempelajari tentang hal-hal yang dapat memperkuatk ketaatannya, misalnya: Thaharah (bersuci), Sholat dan puasa. Jika dia mempunyai harta, maka dia harus mempelajari hal-hal yang diwajibkan kepadanya terkait hata tersebut (misalnya: belajar tentang zakat).
  1. Ilmu tasawwuf
Seorang santri mempelajari tentang kondisi-kondisi jiwa [الا حوال ] tingkatan – tingkatan [ ما تالمقا ], hal-hal yang menipu dan menggoda jiwa, dan sejenisnya.
Di Indonesia terdapat dua lembaga, yaitu lembaga Umum dan lembaga Agama dimana antara dua lembaga tersebut tidak seimbang, Karena lebih unggul pendidikan umum dari pada pendidikan Agama.
Dan faktor ketidak unggulan pendidikan Agama disebabkan karena: Ijazah pendidikan umum lebih penting dari pada Ijazah pendidikan Agama, gaji pendidikan umum lebih tinggi dari pada, gaji pendidikan Agama, fasilitas pendidikan umum tidak seimbang dengan fasilitas pendidikan agama dan lain sebagainya.
Untuk menyetarakan pendidikan umum dengan pendidikan agama maka kita harus melakukan penyeimbangan diantaranya yaitu:
  1. Tidak menyepelehkan ijazah MADIN
  2. Menaikkan gaji seorang ustad atau ustazah
  3. Memfasilitasi pendidikan MADIN
  4. Membangun perpustakaan yang khusus untuk pendidikan anak MADIN
Mungkin dengan adanya solusi tersebut, permasalahan di Indonesia ter atasi, dan kedua pendidikan tersebut, tidak ada yang merasa di anak tirikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ngeri! Perang Rusia-ukraina Negative Vibes buat emak-emak

Ngeri! berwaspada lah! Ini dia dampak dari perang Rusia-ukraina Operasi militer Rusia ke Ukraina akhirnya telah menjadi kenyataa...