ANAK
MADIN MEMANGKAS PROBLEMATIKA INDONESIA BERKARAKTER
Oleh
: Faizetul Kutziyah & Ahmad Al Imron (Mahasiswa INZAH Genggong)
Indonesia
adalah Negara yang pernah di jajah oleh enam Negara yaitu: Negara
pertama kali yang menjajah Indonesia adalah Negara spanyol, belanda,
perancis, inggris dan jepang, sebelum terjadinya kemerdekaan, Negara
Indonesia di jajah oleh enam Negara tersebut.
Portugis
menjajah Indonesia pada tahun 1512, yang di hadiri oleh seorang
pelaut portugis yang bernama Fransisco Serrao, dan ke hadirannya di
sambut oleh raja ternate di Maluku, dan Negara Portugis di izinkan
untuk mendirikan benteng di ternate, akan tetapi bangsa portugis
tidak bisa menghargai kepercayaan yang di berikan oleh masyarakan
Ternate, bahkan bangsa Portugis melakukan praktek monopoli yang tidak
baik, kapada pedagang rempah-rempah di Maluku, sehinggan menyebabkan
terjadinya penyerangan di Maluku.
Pada
awal tahun 1617, negara spanyol berhasil menjajah Indonesia, tepatnya
di Minasaha, Sulawesi utara. Kehadiran Spanyol berlangsung lama
diindonesi, namun pada tahun 1646 spanyol di usir dari Minasaha, dan
Spanyol berhasil sepenuhnya dari Sulawesi Utara pada tahun 1962.
Negara
yang paling lama menjajah Indonesia sekitar 350 tahun atau sekitara 3
setengah abad adalah Negara Belanda, Negara Belanda berhasil
menguasai beberapa wilayah Nusantara di Indonesia, di antaranya
wilayah Sumatera, Jawa, Sulawesi dan papua. VOC adalah sebuah lembaga
dagang yang berpusat di kota Batavia dan di beri hak monopoli dagang
oleh pemerintah Belanda, dan VOC resmi di bubarkan oleh pemerintah
Belanda pada tanggal 31 Desember 1799.
Dengan
dikirimnya Jenderal Daendels ke Indonesia untuk melindungi Belanda
dari serangan inggris. Dan Jenderal Daendels berasal dari belanda,
namun Jenderal Daendels bekerja untuk kerajaan Prancis di bawah
kekuasaan Raja Napoleon. Bukti bahwa Indonesia pernah dijajah oleh
Prancis ialah beredarnya mata uang dengan inisial huruf ( ‘LN’ )
yang merupakan singkatan dari penguasa prancis.
Pada
tanggal 17 September 1811, pemerintah inggris mengangkat Thomas
Stamford Raffles sebagai gubernur Indonesia, dan pada waktu itu
Indonesia banyak mengalami perubahaan,mulai dari membagi pulau jawa
menjadi 16 karasidenan, penghapusan sistem monopoli, perbudakan,
penghapusan sistem monopoli, penulisan buku “ The History of Java
“ dan beberapa perubahan lainya.
Negara
yang terakhir menjajah Indonesia adalah jepang, dan jepang menjajah
Indonesia pada tahun 1941, untuk menggunakan mesi-mesin perang,
jepang memerlukan bahan mentah, karena jepang mmengetauhi bahwa
Indonesia kaya akan bahan mentah, jepang mendatangi kepulauan
Indonesia. Jepang barakhir menjajah Indonesia pada tanggal 17 Agustus
1945, tepat saat proklamasi kemerdekaan Indnesia.
Dan
di samping itu Negara Indonesia banyak ,menyimpan kekayaan alam yang
tidak dimiliki oleh Negara lain diantaranya ialah:
-
Tempat wisata Eksotis,
-
Cadangan gas alam,
-
Kesuburan tanah,
-
Lautan terluas,
-
Tambang emas,
-
Negara maritime,
-
Tambang batu bara,
-
Hutan tropis,
-
Pulau,
-
kaya akan Bahasa dan lain-lain.
Selain
mempunyai banyak menyimpan kekayaan alam, di Indonesia terdapat
beberapa macam Agama, di mana Agama tersebut yang akan mengatur
kepercayaan (keimanan) seseorag dan peribadatan terhadap Tuhan yang
maha kuasa serta kaidahdah – kaidah yang berhubungan dengan
pergaulan manusia dan serta lingkungannya di antaranya adalah:
-
Agama islam: nama kitab adalah (Al – qur’an), tempat beribadahnya adalah Masjid, dan hari besar keagamaannya : Idhul Fitri, Idul Adha, Tahun baru Hijriah dan Isra Mi’raj.
-
Agama Kriten Protestan: nama kitab adalah(Alkitab), dan tempat beribadahnya adalah Gereja atau Kapel dan hari besar keagamaannya adalah: Natal, kenaikan Isa Almasih, Wafat Isa Almasih.
-
Agama Kristen Katolik: nama kitab adalah (Alkitab), tempat beribadahnya adalah Katedral, Gereja dan hari besar keagamaannya adalah Natal
-
Agama Hindu: nama kitab adalah (Veda / Weda), tempat beribadahnya adalah pura, dan hari besar keagamaannya adalah Nyepi.
-
Agama Budha: nama kitab adalah (Tipitaka), tempat beribadahnya adalah Vihara dan hari besar keagamaannya adalah Waisak.
-
Konghucu: nama kitab adalah (Shishu Wujing), tempat beribadahnya adalah Listang / Klenteng, dan hari basar keagamaannya adalah taun baru imlek.
Dan
di Indonesia mayoritas ummatnya beragama islam, dan Agama Islam
adalah agama yang diturunkan oleh Allah SWT, kepada Nabi Muhammad SAW
sebagai Rasul utusan Allah, dan Allah menjadikan Agama Islam sebagai
Agama yang Rahmatal
lil ‘aalamiin (rahmat
bagi seluruh alam). Sebagaimana Allah berfirman dalam Qur’an surat
Al
– Anbiya ayat 107:
وما
ا رسلنا ك الا رحمة للعا لمىن"
"
“
Kami
tidak mengutus engkau wahai Muhammad, melainkan untuk mejadi rahmad
bagi seluruh alam semesta “
Dan
didalam islam itu banyak mengajarkan tentang perilaku – perilaku
manusia, bagaimana seharunya ia harus bersikap terhadap orang lain,
diantaranya adalah : mengajarkan tentang akhlak, sopan santun,
kejujuran, keadilan, dan lain sebagainya,dan orang islam itu identik
dengan akhlak dan sopan santunnya, akan tetapi kenyataan yang ada,
tidak sesuai dengan apa yang seharusnya mereka lakukan, bahkan
bertolak belakang dengan kenyataanya, ada pun permasalahan yang
terjadi di Indonesia ialah:
Terjadinya
korupsi, ketidak adilan pemerintah terhadap rakyat yang kaya dengan
rakyat yang miskin, berkurangnya akhlak dan sopan santun penduduk
Indonesia, menggunakan pakaian yang seharusnya mereka tidak pakai dan
lain sebagainya.
Dan
semua itu diakibatkan karena Faktor Eksternal, Faktor Eksternal
adalah fakto-faktor penyebab perubahan yang berasal dari luar
masyarakat, dan kurangnya pendidikan ke islamannya sehingga mereka
menjadi seperti itu.
Untuk
mencetak penerus bangsa yang berkualitas, tidak hanya berkualitas
intelektual (IQ) dan spiritual (SQ) saja, akan tatapi berkualitas
keislamannya,
Agar
Negara kita menjadi negara yang lebih baik ke depannya, maka kita
harus melakukan perubahan, yaitu dengan cara mengembangkan pendidikan
MADIN.
Madin
adalah sebuah lembaga pendidikan yang didalamnya banyak mengajarkan
tentang keislaman dan banyak pelajaran yang diajarkan oleh seorang
pendiduk (ustad), tidak hanya mengenalkan agama islam saja, akan
tetapi melainkan pengetahuan yang lain, yang jugak dikenalkan
seperti : Ilmu Tauhid yang berkaitan dengan Dzat Allah yang maha
Tinggi, Ilmu Tauhid yang mempelajari Sifat – sifat Allah SWT, Ilmu
Fiqih, Ilmu Tasawwuf.
-
Ilmu Tauhid yang berkaitan dengan Dzat Allah yang maha tinggi.
Seorang
santri mempelajari ilmu ini hingga memiliki keyakinan bahwa Dzat
Allah SWT itu wujud dan bersifat qodim
(tidak berpemulaan), kekal,maha suci dari segala kekurangan, serta
mempunyai sifat – sifat yang sempurna.
-
Ilmu Tauhid yang mempelajari sifat-sifat Allah SWT.
Seorang
santri mempelajari ilmu ini hingga memiliki keyakinan bahwa Allah SWT
mempunyai sifat Qudrat
(maha berkuasa), Iradah
(Maha berkehendak),
Ilmu (Maha
mengetauhi), Hayat
(Maha hidup), Sama’
(Maha mendengar),
Bashar(Maha
melihat), Kalam
(Maha Berfirman), dan lain-lainnya. Jika santri mampu menambahnya
dengan dalil-dalil dari al – qur’an maupun al-Sunnah, maka yang
demikian itu adalah lebih menyempurnakan ilmunya.
-
Ilmu Fiqih.
Santri
mempelajari tentang hal-hal yang dapat memperkuatk ketaatannya,
misalnya: Thaharah (bersuci), Sholat dan puasa. Jika dia mempunyai
harta, maka dia harus mempelajari hal-hal yang diwajibkan kepadanya
terkait hata tersebut (misalnya: belajar tentang zakat).
-
Ilmu tasawwuf
Seorang
santri mempelajari tentang kondisi-kondisi jiwa [الا
حوال ]
tingkatan – tingkatan [ ما
تالمقا
],
hal-hal yang menipu dan menggoda jiwa, dan sejenisnya.
Di
Indonesia terdapat dua lembaga, yaitu lembaga Umum dan lembaga Agama
dimana antara dua lembaga tersebut tidak seimbang, Karena lebih
unggul pendidikan umum dari pada pendidikan Agama.
Dan
faktor ketidak unggulan pendidikan Agama disebabkan karena: Ijazah
pendidikan umum lebih penting dari pada Ijazah pendidikan Agama, gaji
pendidikan umum lebih tinggi dari pada, gaji pendidikan Agama,
fasilitas pendidikan umum tidak seimbang dengan fasilitas pendidikan
agama dan lain sebagainya.
Untuk
menyetarakan pendidikan umum dengan pendidikan agama maka kita harus
melakukan penyeimbangan diantaranya yaitu:
-
Tidak menyepelehkan ijazah MADIN
-
Menaikkan gaji seorang ustad atau ustazah
-
Memfasilitasi pendidikan MADIN
-
Membangun perpustakaan yang khusus untuk pendidikan anak MADIN
Mungkin
dengan adanya solusi tersebut, permasalahan di Indonesia ter atasi,
dan kedua pendidikan tersebut, tidak ada yang merasa di anak tirikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar